SEO (Search Engine Optimization) atau dalam Bahasa Indonesia dapat diartikan sebagai Optimisasi Mesin Pencari adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut1.
Ok, jadi apa sih sebenarnya SEO untuk Pemula itu? Google memberikan petunjuk bagi webmaster untuk melakukan optimisasi website dengan baik dan benar di Google Webmaster Guidlines2.

Berikut hal-hal yang penting yang perlu diikuti sebagai petunjuk SEO untuk pemula;

Buat konten website yang bermutu dan dapat berguna bagi orang lain yang mencari informasi melalui mesin pencari. Semakin unik dan menarik konten tersebut, maka akan lebih mudah mencapai halaman pertama. Pikirkan kata-kata yang akan digunakan oleh orang lain dalam mencari informasi yang Anda berikan, sebisa mungkin, gunakan kata-kata tersebut dalam isi artikel, namun usahakan jangan terlalu memaksakan sehingga malah akan kehilangan maknanya.

Perhatikan konfigurasi title meta tag pada kode HTML halaman tersebut. Apa yang dimaksud meta tag? Meta tag adalah serangkain baris kode yang dituliskan dalam dokumen web namun tidak ditampilkan. Silakan buka source code halaman web manapun yang ditampilkan di broswer dan lihat pada serangkaian baris yang terletak paling atas pada source-code tersebut di antara <head> dan </head> seperti contoh berikut:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" dir="ltr" lang="en-US">
<head profile="http://gmpg.org/xfn/11">
<title>Just another WordPress weblog | Preaxz Dotcom</title>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8" />
<meta name="generator" content="WordPress 2.9.2" />
<meta name="description" content="Just another WordPress weblog" />
<meta name="keywords" content="preaxz dotcom" />
<meta name="robots" content="index,follow" />
<link rel="canonical" href="http://localhost/wordpress" />
<link rel="index" title="Preaxz Dotcom" href="http://localhost/wordpress" />
<link rel="pingback" href="http://localhost/wordpress/xmlrpc.php" />
<link rel="EditURI" type="application/rsd+xml" title="RSD" href="http://localhost/wordpress/xmlrpc.php?rsd" />
<link rel="wlwmanifest" type="application/wlwmanifest+xml" href="http://localhost/wordpress/wp-includes/wlwmanifest.xml" />
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Preaxz Dotcom » Feed" href="http://localhost/wordpress/?feed=rss2" />
<link rel="alternate" type="application/rss+xml" title="Preaxz Dotcom » Comments Feed" href="http://localhost/wordpress/?feed=comments-rss2" />
</head>

Tag yang paling utama yang harus diperhatikan adalah tag “title” dan “description“. Tag tersebut berfungsi sebagai referensi yang digunakan oleh mesin pancari harus mempunyai hubungan langsung dengan isi halaman yang disajikan.

  1. Pilih kalimat yang tepat untuk digunakan sebagai judul artikel. Judul sebisa mungkin sama dengan yang ditempatkan pada tag <title>SEO Untuk Pemula</title>. Jangan menggunakan title yang berisi lebih dari 100 karakter.
  2. Gunakan meta description untuk menginformasikan deskripsi singkat dari artikel yang dibuat. Sebisa mungkin gunakan paragraph pertama dari artikel agar lebih memudahkan mesin pencari. Hindari membuat deskripsi yang berisi lebih dari 250 karakter.
  3. Gunakan meta keywords untuk memberikan kata kunci artikel dimaksud. Di sini pentingnya intuisi penulis artikel untuk melamun membayangkan apa kira-kira kata-kata yang akan digunakan oleh pengguna mesin pencari. Demi optimasi, usahakan gunakan kata yang digunakan dalam artikel, dan dituliskan dalam meta description. Usahakn juga judul yang dimasukkan pada tag title untuk dituliskan sebagai kata kunci. Hindari penggunaan kata yang sama secara berulang dalam satu rangkaian keywords. Sebaiknya gunakan lebih dari lima kata kunci untuk satu artikel.

Berikut contoh penggunaan tag-tag pada artikel.

<title>SEO Untuk Pemula</title>
<meta name="keywords" content="SEO, SEO untuk Pemula, optimasi, petunjuk optimasi, optimasi website">
<meta name="description" content="beberapa dari mereka yang saya kenal berusaha kembali menjadi pemula dengan berbagai macam post pada blog mereka dengan topik SEO Untuk Pemula.">

Namun, harus dipahami bahwa dengan penggunaan cara ini pun tidak memastikan halaman website kita akan berada pada halaman pertama hasil pencarian karena mesin pencari juga mempertimbangkan hal-hal lain dalam website kita dalam melakukan indeks seperti, besarnya halaman, lama waktu untuk menampilkan, orisinalitas artikel dan lain-lain.

Setelah artikel dipublikasikan, Anda mungkin perlu untuk melakukan pengecekan sejauh mana optimasi yang kita lakukan pada artikel tersebut. Salah satu website yang menyediakan tool analisa website untuk menganalisa halaman website Anda adalah SiteSolution.

Anda juga bisa mendapatkan informasi yang lebih banyak dengan membaca Search Engine Optimazion Starter Guide.

Referensi

  1. Google Webmaster Guidlines
  2. Search engine optimization – Wikipedia, the free encyclopedia
20 comments on "SEO Untuk Pemula"
Leave a Response